Tag

, , , , , , , ,

Besar kecilnya sebuah usaha bukan hanya ditentukan oleh besar kecilnya modal, dan hal ini bukan lagi menjadi rahasia umum, tapi rahasia orang tertentu. Ya, hanya orang-orang tertentu lah yang akan mampu melihat adanya sebuah peluang dan berusaha merubahnya menjadi sebuah kesempatan. Orang biasa dan orang luar biasa mempunyai peluang yang sama akan tetapi menciptakan kesempatan yang berbeda.

Setiap usaha dalam proses daur hidupnya akan mengalami perubahan, baik secara alami (salah satunya disebabkan oleh faktor pasar/eksernal) maupun secara usahawi (usaha-usaha yang dilakukan manusia-wi/internal). Untuk itu perlu dipersiapkan langkah-langkah yang strategis untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang akan, sedang dan sudah terjadi.

–    Inkubasi
Dalam tahap ini rancangan konsep sebuah usaha disimpan dalam sebuah inkubator bernama ide. Dan pada tahap ini pula seseorang diajak untuk bermimpi, karena semuanya masih serba fana belum nyata. Dari mulai jenis usaha yang akan dijalankan, kebutuhan dana, lokasi/tempat usaha, pemasaran sampai pada keuntungan yang diharapkan. Proses pematangan sebuah ide memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit, mulai dari mengumpulkan data sampai pada menentukan alternatif pilihan yang telah kita persiapkan. Tahap inkubasi sebaiknya digunakan sebagai tahap untuk “memilah dan menimbang”, sediakan lebih dari satu alternatif  dan tentukan skala prioritas dengan perhitungan yang cermat dan tepat. Tidak ada usaha yang tidak beresiko, yang harus kita lakukan adalah mengetahui resikonya dan berusaha meminimalisirnya. Setelah memilah dan memutuskan usaha mana yang akan kita jalankan, maka langkah selanjutnya adalah bangun dan bergerak untuk melakukan eksekusi bukan tidur lagi dan kembali bermimpi.

–    Hidup
Tahap hidup adalah fase dimana sebuah usaha mulai diusahakan untuk dapat berusaha. Yang dibutuhkan adalah kasih sayang dari sebuah konsistensi dan perhatian dari sebuah komitmen. Berkomitmen untuk selalu konsisten dengan apa yang telah kita ciptakan merupakan salah satu akar penting dalam menghidupkan sebuah usaha. Tidak sedikit usaha yang baru saja menjadi sebuah embrio tidak dapat bertahan dan kemudian mati.

–     Tumbuh-Kembang
Tumbuh kembangnya suatu usaha sangat dipengaruhi oleh bagaimana si empunya mengelola usahanya, terlepas apakah dia menghasilkan penjualan dengan keuntungan yang besar, ataupun keuntungan yang sedikit, yang tidak diperkenankan adalah usaha itu tidak memiliki keuntungan atau merugi (dan sebaiknya segera tidur dan bermimpi kembali). Persepsi yang agak kurang pas apabila kita menilai maju-mundurnya sebuah usaha hanya dilihat dari besar kecilnya keuntungan yang diperoleh. Usaha dengan laba yang besar belum bisa dikatakan usaha itu tumbuh dan berkembang karena belum tentu bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Laba/keuntungan merupakan bagian dari Kinerja keuangan dan bagian terkecil dari kelompok besar yang dinamakan MANAJEMEN. Dan manajemen seperti apakah yang harus kita terapkan agar usaha kita tumbuh dan berkembang? Tentu saja manajemen yang tidak baku dan kaku. Sebagai ilustrasi ketika kita berada dalam sebuah ruangan (mis: kantor periklanan) yang dipenuhi dengan orang-orang yang kaku, maka bisa ditebak bagaimana suasana di ruangan itu, ruangan itu akan mati, mati dari ide-ide segar mati dari inovasi yang dinamis dan hanya tersimpan rapih dalam inkubator bernama mimpi. Intinya adalah bagaimana manajemen ini bekerja sesuai dengan arahan dan kendali kita, karena bukan manajemen yang memanajemeni kita, tapi kita lah penguasa manajemen.

–    Bertahan, Mati atau berevolusi.
Adakalanya usaha yang kita jalankan mengalami pasang-surut. Pada fase ini sebuah usaha akan mengalami serangkaian problematika yang bisa berasal dari lingkungan internal maupun eksternal, apakah mati ataukah berevolusi. Perkara membangun dan menghancurkan adalah perkara mudah, hal tersulit adalah menjaga dan merawatnya untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Disinilah peran ide-ide inovatif akan di uji, dia bergerak mengikuti pola tanpa batas mengalir menyusuri aliran terjal dan dalam.

Apapun usaha yang akan, sedang dan telah kita lakukan memiliki daur hidup nya sendiri, yang akan menentukan eksistensinya di pasar yang penuh dengan persaingan; bertahan-ekspansi-berevolusi-atau bahkan mati tergantung bagaimana kita mengendarainya.

Bukan yang terkuat lah yang akan mampu bertahan, tapi yang selalu bergerak dengan kendaraan ide dan inovasi lah yang akan dapat selalu bertahan dan terus tumbuh dan berkembang.

-Tree-