Tag

,

Manusia pada dasarnya memiliki kompetensi dasar yang terdiri dari dua kecerdasan , yaitu kecerdasan Intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ.
Kecerdasan Intelektual (Inteligence Quotient/IQ)  terlihat dari pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang yang dikenal dengan kecakapan atau <em>Capability</em>. Sedangkan kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) merupakan kemampuan seseorang dalam memahami perasaan atau emosinya sendiri dan perasaan atau emosi orang lain, untuk kemudian mengelola dan mengendalikan perasaan-perasaan tersebut untuk bahan acuan dalam menentukan arah pikiran dan tindakannya .
Menurut penelitian Daniel Goleman ahli psikolog dari Universitas Harvard dalam bukunya yang berjudul Emotional Intelegence menyatakan bahwa kesuksesan seseorang 20-30% ditentukan oleh faktor IQ dan 70-80% ditentukan oleh faktor EQ,  yakni kemampuan pengendalian diri, memotivasi diri sendiri, mengatur suasana hati (mood), berempati serta kemampuan bekerja sama.

1.    Kemampuan Pengendalian diri
Pengendalian diri merupakan usaha-usaha untuk mengelola emosi-emosi dan desakan-desakan yang muncul dari dalam diri kita sehingga kita mampu untuk mengendalikan perasaan tersebut. Setiap manusia pasti mempunyai keinginan dalam hidupnya, akan tetapi setiap keinginan harus kita bisa kita ukur dan disesuaikan dengan kemampuan ataupun sumberdaya yang kita miliki, dan untuk kemudian kita bandingkan dengan kebutuhan, mana diantaranya yang lebih penting. Bersikap teguh dan tidak goyah serta berpikir secara jernih walaupun dalam kondisi dan situasi yang paling berat ataupun tertekan sekalipun merupakan salah satu solusi dalam mengendalikan diri.

2.    Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri
Kemampuan memotivasi diri akan sangat bergantung  pada niat/keinginan yang  kuat yang terbentuk dari dalam dirinya baik atas dasar keinginan sendiri yang dibangun secara sadar maupun dorongan dari luar. Karena dengan keinginan yang kuat, seseorang akan mampu melakukan banyak hal bahkan diluar kemampuannya sendiri.

3.    Mengatur Suasana Hati (mood)
Terkadang sikap dan perilaku seseorang sering dipengaruhi oleh suasana hatinya (mood). Seorang atasan akan memarahi bawahannya ketika mengetahui bawahannya datang terlambat tanpa tahu alasan yang sebenarnya, dan ini akan terus berlanjut sampai tercipta satu suasana yang bisa merubah moodnya. Dan yang salah adalah ketika mood mengontrol secara keseluruhan sikap dan perilakunya tanpa terkendali. Berpikiran postif dan berusaha untuk selalu tersenyum mungkin dapat membuat hari kita selalu diliputi dengan good mood

4.    Berempati
Mencoba memahami perasaan ataupun masalah yang sedang dihadapi oleh orang lain dan berusaha menunjukkan bahwa kita peduli dengan cara mendengarkan dan membantu mereka sesuai dengan kemampuan  dan dengan batasan-batasan tertentu.

5.    Kemampuan Bekerjasama
Manusia adalah makhluk sosial yang satu sama lain saling membutuhkan untuk saling melengkapi. Kerjasama terbentuk karena adanya tujuan dan kebutuhan yang sama.
Tidak setiap orang mampu bekerjasama dengan orang lain, kemampuan ini sangat bergantung kepada karakter serta tingkat pemahaman seseorang .